UEFA sudah mengumumkan bahwa Manchester United tidak boleh menggelar partai kandang perempat-final Liga Champions di Old Trafford jika jadwal tersebut bersamaan dengan partai kandang Manchester City di Etihad Stadium.

Baik United maupun City nantinya akan menggelar pertandingan kandang untuk ajang Liga Champions . United mampu membuat kejutan dramatis dengan menumbangkan Paris Saint-Germain, sementara City melaju mulus berkat kemenangan agregat 10-2 atas Schalke.

Namun, jelang digelarnya undian perempat-final Liga Champions pada Jumat (15/3), UEFA membuat keputusan yang sedikit merugikan United.

Menurut aturan UEFA, karena peringkat United lebih rendah dari pada City, maka United harus menggelar laga kandang lebih akhir di banding City.

Contohnya, jika United dan City sama-sama mendapat jatah kandang di leg pertama, maka Ole Gunnar Solskjaer dan pasukannya harus rela bertandang lebih dulu di leg pertama sebelum menjadi tuan rumah di leg kedua.

"Manchester City dan Manchester United tidak boleh menggelar laga kandang secara bersamaan didalam satu hari atau dua hari karena itu sudah keputusan otoritas pemerintah lokal," demikian pernyataan resmi UEFA.

"Jika hasil undian mengharuskan kedua tim bermain di pekan yang sama, maka tim yang finis lebih rendah di kompetisi domestik musim sebelumnya akan ditukar jadwalnya sesuai aturan."

Juventus dituntut bisa membalikkan keunggulan saat menjamu Atletico Madrid di leg babak 16 besar Liga Champions. Diketahui 'Si Nyonya Tua' sekarang masih tertinggal 0-2. Persiapan matang dilakukan oleh juara bertahan Serie A dalam tujuh musim terakhir itu. Salah satunya adalah dengan mengistirahatkan para penggawal andalan pada akhir pekan lalu saat menghadapi Udinese. Cristiano Ronaldo menjadi salah satu pemain yang disimpan. Sudah tentu Juventus berharap CR7 malam nanti, Selasa 12 Maret 2019, dalam kondisi prima dan siap meledak di depan publik Allianz Stadium.

Eks bintang Real Madrid itu memang akan menjadi andalan utama mengobrak-abrik pertahanan Los Colchoneros. Hal yang sangat beralasan, mengingat Ronaldo selama ini memiliki catatan bagus saat melawan tim asuhan Diego Simeone tersebut. Menurut Goal, ketika membela Madrid, Ronaldo selalu menjadi momok bagi pertahanan Atletico. Dalam 31 pertandingan, dia mampu membukukan 22 gol dengan rincian 12 di LaLiga, empat di Liga Champions serta enam di Copa del Rey.

Dalam 31 laga itu, Ronaldo mampu meraih 14 kemenangan dan sembilan seri. Sedangkan dari 22 gol, penyerang asal Portugal itu membuatnya melalui titik putih sebanyak delapan kali dari delapan kesempatan mengambil penalti. Meski punya catatan bagus melawan Atletico, tetap saja Ronaldo harus berjuang keras di laga nanti. Dia tentu masih ingat bagaimana pada leg 1, para pemain bertahan lawan berhasil membuatnya mati kutu di Estadio Wanda Metropolitano.